Sate Maranggi Ibu Erna

Sate Maranggi adalah makanan khas daerah Purwakarta, Jawa Barat, yang wajib dicoba bagi para pecinta kuliner. Sate Ibu Erna adalah satu tempat terbaik untuk mencoba!

Sate Maranggi Ibu Erna

Purwakarta, 2 Mei 2017

Purwakarta, Jawa Barat adalah rumah dari sate maranggi. Orang luar daerah Purwakarta banyak mengenal sate maranggi yang ada di kebun jati Cibungur (keluar tol Sadang menuju ke arah Cikampek), tetapi sebenarnya banyak tempat sate yang tersebar di Purwakarta. Tempat favorit dan langganan saya adalah Sate Maranggi Ibu Erna.

Sate maranggi pada umumnya cenderung berasa manis gurih disertai sedikit campuran rempah-rempah. Rasa manis yang khas berasal dari gula merah atau gula aren. Sate maranggi juga selalu ditemani oleh sidekick-nya yaitu sambal kecap. Sambal kecapĀ adalah kecap kental yang diberi cabai, cengek, dan juga tomat. Dari obrolan dengan para tukang sate dan berdasarkan pengalaman saya, sate maranggi bisa dibagi menjadi dua aliran yang umum. Pertama adalah maranggi ala Plered yang biasanya cenderung lebih manis dan juga memakai ketumbar sebagai bumbunya. Rasanya menjadi agak mirip dendeng. Lalu yang kedua adalah maranggi ala Wanayasa yang cenderung tidak semanis maranggi ala Plered, dan juga tidak memakai ketumbar. Pernah juga saya mencoba sate maranggi yang memakai bumbu gepuk dan juga memakai parutan kelapa. Ini yang agak menyimpang dari maranggi pada umumnya. Tapi semua kembali lagi pada selera masing-masing. Karena selera tidak bisa diperdebatkan!

Jika mau mencoba, datanglah ke daerah Pasar Rebo, Purwakarta. Tempat ini buka mulai dari jam 18.00 sampai malam hari. Biasanya sudah habis pada jam 22.00-an, jangan ketinggalan!

20170502_191712
Sulit mengambil foto yang bagus karena kurang pencahayaan dan juga tempat yang penuh…

Sate Ibu Erna ini adalah maranggi ala Wanayasa yang cenderung tidak terlalu manis dan juga tidak memakai ketumbar sebagai bumbunya. Di sini tersedia sate daging sapi dan daging kambing, juga sop sapi.

Rasa manis gurih khas sate maranggi sangat menggugah selera makan. Rasa gurih dan manis dikombinasikan dengan takaran yang baik. Daging sate juga sangat empuk. Saat masuk ke dalam mulut, kita dapat merasakan aroma mentega yang mereka oleskan saat membakar satenya. Sebuah sensasi rasa yang tidak bisa didapatkan di tempat lain.

Sop sapi di sini berkuah sangat keruh. Ini disebabkan oleh campuran tulang sapi yang ikut direbus dalam kuah dalam waktu yang lama. Rasa merica sebagai tumpuan sangat terasa, dilengkapi dengan aroma dari bawang goreng dan potongan bawang daun. Potongan tomat segar yang ditambahkan memberi tambahan sensasi segar pada sop.

Sate maranggi dan sop sapi yang harus dicoba saat berkunjung ke Purwakarta

Sate Ibu Erna ini adalah maranggi yang sederhana dan rendah hati. Mampu mengunggah selera makan kita dengan suapan yang pertama. Tambahan sambal kecap, sambal tomat (sambal yang terbuat dari cengek dan tomat mentah, dengan komposisi tomat jauh lebih banyak), dan juga saus kacang tersedia untuk kita coba. Bagaikan taman bermain di mana kita bebas mencoba menambahkannya pada sate kita. Menyenangkan!

Sop sapi cukup memuaskan. Kuah sop cocok dipadukan saat kita makan sate maranggi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s